Minggu, 30 Oktober 2016

Puisi



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxeUj-FZoqAczTTFzgDXLJQiFEuFRr6ctU9KHXfoJvBXBhyphenhyphenOZdJuOQ4CyUpaGyUH73y_VC1q8SLvePOAO78XBLhDRmqzz7tkPk8bYj5xLidS9q68suoqEcyYBNvI84e99kS2ShgOH2S-rG/s1600/CERPEN+KASIH+SAYANG+IBU.jpg 
sumber : klik disini

BUNDA


Bunda,
Jemari lentikmu selalu membelai
Kebahagiaan keluarga selalu kau utamakan
Meskipun lelah menghampirimu
Keluh kesah tak pernah kau lontarkan

Oh Bunda,
Begitu berharganya dirimu
Senyum manis selalu terukir di bibirmu

Kata – kata lembut yang terucap
Menumbuhkan secercah harapan
Kau kobarkan semangat untukku

Disaat aku terpuruk dalam kesedihan
Senyuman hangat selalu tersaji
Memberikan berjuta impian
Menumbuhkan berjuta harapan

Saat air mataku menetes
Selalu kau usap lembut dengan senyuman

Seribu kasihmu bunda
Takkan bisa terbalas olehku
Meskipun jutaan tetes darah di pelipisku
Sungguh tak sebanding dengan pengorbananmu

 Karya : Rifdah Rosyadah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar